Bogor, Jarinusa.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Ikan Hias, tepat di sebelah Kantor Pemerintah Desa Parigi Mekar, Kamis (15/10/2026).
Meski cuaca cukup terik, kegiatan berlangsung dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan desa, kecamatan, lembaga desa, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Parigi Mekar Ade Syaprudin, M.M., Ketua TP PKK Desa Neneng Suprihatin, Sekretaris Desa Wahyuni, jajaran aparatur desa, Ketua BPD Abdul Hamid, para ketua RT/RW, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader PKK dan Posyandu, serta undangan lainnya.
Sejumlah tokoh yang turut hadir di antaranya Drs. H. Anda Sasmita, Hambali, S.Sos., Mahmur selaku Ketua KDMP, serta Ustaz Ilmi selaku Ketua MUI Desa Parigi Mekar.
Sementara itu, rombongan Kecamatan Ciseeng yang hadir terdiri dari Sekretaris Kecamatan Ahmad Rosadi, S.Ag., Kasi Ekonomi dan Pembangunan Lukman Ariadi, S.IP., serta Wahyu Hidayat, Anis Sania, dan Sarmili. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Ade Syaprudin bersama jajaran aparatur desa.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Tegar Beriman, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Parigi Mekar.
Dalam sambutannya, Ade Syaprudin menyampaikan informasi mengenai kondisi anggaran desa dan sejumlah program pembangunan yang tengah berjalan. Ia menjelaskan bahwa anggaran Dana Desa yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1,2 miliar kini tersisa kurang lebih Rp370 juta setelah adanya penyerapan anggaran untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Selain itu, pembangunan sumur bor dan sarana air bersih di wilayah RT 02/04 masih terus dikerjakan. Ia juga menyampaikan bahwa bangunan SDN Parigi tengah menjalani pembangunan secara menyeluruh dan diharapkan dapat segera diselesaikan agar bisa dimanfaatkan dengan baik.
Setelah menyampaikan sambutannya, Ade Syaprudin secara resmi membuka kegiatan Musrenbangdes Desa Parigi Mekar Tahun 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPD Desa Parigi Mekar, Abdul Hamid, menyampaikan harapannya agar anggota BPD yang baru nantinya dapat menjalankan tugas pengawasan secara optimal, khususnya dalam mengawal penggunaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan desa.
Abdul Hamid diketahui akan mengakhiri masa tugasnya pada 21 Desember 2026 setelah mengabdi selama kurang lebih 20 tahun.
Selanjutnya, Sekretaris Kecamatan Ciseeng, Ahmad Rosadi, S.Ag., menyampaikan bahwa para ketua RT dan RW memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembangunan di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan.
Ia menegaskan bahwa setiap program pembangunan, baik di tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun nasional, harus direncanakan dengan baik dan didasarkan pada data yang akurat.
Ahmad Rosadi juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan warga yang sedang sakit agar segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.
Sementara itu, Sekretaris Desa Parigi Mekar, Wahyuni, menjelaskan bahwa Musrenbangdes bertujuan mempertajam dan memperjelas usulan program serta menentukan skala prioritas pembangunan untuk Tahun Anggaran 2027.
Pembahasan meliputi bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, penanggulangan bencana, serta penanganan keadaan mendesak. Seluruh usulan tersebut diselaraskan dengan dokumen perencanaan desa, termasuk perubahan RPJMDes dan penyusunan RKPDes Tahun 2027.
Pada kesempatan tersebut, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Ciseeng, Lukman Ariadi, S.IP., turut menjelaskan bahwa sejak 2026 anggaran Dana Desa mengalami penurunan yang signifikan.
Ia menyebutkan bahwa anggaran Dana Desa Parigi Mekar yang sebelumnya sekitar Rp1,2 miliar kini tersisa kurang lebih Rp370 juta. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi pemerintah desa dalam menentukan program dan prioritas pembangunan ke depan.
Lukman juga menyampaikan bahwa hingga kegiatan berlangsung, pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kecamatan Ciseeng belum terealisasi. Hal itu, menurutnya, disebabkan oleh sejumlah kendala yang masih dihadapi.
Melalui Musrenbangdes ini, Pemdes Parigi Mekar berharap seluruh usulan masyarakat dapat dibahas secara terarah dan menjadi dasar penentuan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga serta kemampuan anggaran desa pada Tahun Anggaran 2027.
Penulis: Agustion


















