Bogor, jarinusa.id – Pemerintah Kecamatan Ciseeng memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Selasa (15/9/2026). Kegiatan keagamaan tersebut digelar di halaman Kantor Kecamatan Ciseeng, Jalan Raya H. Usa No. 1, Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antara unsur pemerintahan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat Kecamatan Ciseeng.
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimcam dan sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat, di antaranya Ipda Karno mewakili Kapolsek Parung, Danramil Kapten Inf. Rahmat Saleh, Ketua TP PKK Kecamatan Ciseeng Faridah, Sekcam Ahmad Rosadi, S.Ag., Plt. Kasi Umped Tajudin, S.Sos., M.Si., Kasipem M. Rizal, S.Sos., Kasi Penkes Ade Kurniawan, S.KM., Kasi Ekbang Lukman Ariadi, S.IP., Kepala KUA H. Herman, Ajat Sudrajat dari Puskesmas Ciseeng, Daryoto dari DP3AP2KB, Suherman, A. Gozawi, serta Ketua PPBNI Satria Banten DPC Kabupaten Bogor Muhammad Mulyadi.
Turut hadir para kepala desa dan Ketua TP PKK desa, di antaranya Kepala Desa Cihowe Wahyudin bersama Ketua TP PKK Awinah, Kepala Desa Babakan Marwan S. bersama Ketua TP PKK Dela Zakia, Kepala Desa Putat Nutug Mad Darmawan bersama Ketua TP PKK Iis Suherni, Kepala Desa Cibeuteung Udik Bambang IG bersama Ketua TP PKK Upiyanah, serta Ketua TP PKK Desa Parigi Mekar Neneng Suprihatin.
Hadir pula H. Mustofa Tuwu selaku Qori Internasional, KH. Ahmad Fachrudin M., KNPI, BPPKB PAC Ciseeng, Satpol PP serta para undangan lainnya.
Suasana kegiatan semakin khidmat dengan penampilan Tim Hadroh Nurul Yaqin Desa Cibeuteung Muara yang dipimpin Yulianah, bersama anggota Maya, Tiwi, Riyah, Mila, Dewi, Nurmaya, Ayu, Imas, Dayah dan Liyah.
Acara dipandu pembawa acara Mustafid. Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Qori Internasional H. Mustofa Tuwu.
Selanjutnya, Camat Ciseeng Subhi, S.H., M.Si., menyampaikan sambutan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi bagian dari amal kebaikan sekaligus memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
“Semoga apa yang kita lakukan pada hari ini menjadi bagian dari amal kebaikan kita. Mari kembali mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Ahmad Fachrudin M. menyampaikan materi yang merujuk pada kitab Mafahim Yajibu An Tushahhah karya Prof. Dr. Syekh Muhammad bin Ali Al-Maliki Al-Hasani.
Ia menjelaskan pentingnya menjadikan majelis sebagai tempat untuk memperbanyak kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW, sekaligus menghidupkan bacaan Al-Qur’an.
Menurutnya, ketika umat Islam berkumpul dalam sebuah majelis, selain mengagungkan Rasulullah SAW dan menyampaikan pujian kepada beliau, membaca ayat-ayat Al-Qur’an juga menjadi bagian penting yang tidak seharusnya ditinggalkan.
KH. Ahmad Fachrudin juga mengingatkan agar dalam membaca Al-Qur’an dilakukan dengan tenang, tidak terburu-buru serta memperhatikan pengaturan napas agar bacaan dapat terdengar jelas.
Dalam ceramahnya, ia turut menjelaskan mengenai adanya waktu, tempat, benda dan manusia yang dimuliakan oleh Allah SWT. Salah satu waktu yang dianjurkan untuk dimanfaatkan dengan baik adalah waktu antara azan dan iqamah.
“Setelah azan dikumandangkan, sebelum iqamah dimulai, manfaatkan waktu tersebut untuk berdoa,” pesannya.
Usai tausiyah, Kepala KUA Kecamatan Ciseeng H. Herman memimpin doa sebagai penutup rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan sekaligus penyerahan cendera mata kepada Nenih Triana dan Cecep, S.Sos., yang telah menyelesaikan masa baktinya sebagai aparatur Kecamatan Ciseeng.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi serta meningkatkan keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Agustion
















