banner 728x250

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Kecamatan Ciseeng Dihadiri Danramil dan Kapolsek Parung

banner 120x600
banner 468x60

Bogor, Jarinusa.id – Pemerintah Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Kamis (1/10/2026).

Upacara tersebut diikuti berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, tenaga pendidik, pelajar, kader masyarakat serta sejumlah elemen masyarakat Kecamatan Ciseeng.

banner 325x300

Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober merupakan momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Pada tahun 2026, pemerintah menetapkan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Dalam pelaksanaan upacara tingkat Kecamatan Ciseeng, hadir Tajudin, S.Sos., M.Si., mewakili Camat Ciseeng Subhi, S.H., M.Si.; Danramil Kapten Inf. Rahmat Saleh; serta Ipda Karno yang mewakili Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, S.H.

Turut hadir Kepala Desa Parigi Mekar Ade Syaprudin, M.M., Kepala Puskesmas Ciseeng dr. Arie Wahyudi, Ketua TP PKK Kecamatan Ciseeng Faridah Subhi, para sekretaris desa, kepala sekolah dan dewan guru, siswa sekolah, kader PAUD dan Posyandu, petugas Dinsos Amung, IPSM Syarif Hidayatullah, pendamping PKH, serta jajaran kasi, kaur dan staf pemerintahan desa.

Dalam rangkaian upacara, pembacaan teks Pancasila dilakukan oleh Bayu, sedangkan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Wahyu Hidayat.

Selanjutnya, pemimpin upacara Firman memimpin jalannya prosesi hingga memasuki agenda pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar tersebut dibacakan oleh Tajudin, S.Sos., M.Si., atas nama Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani.

Naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2026 menegaskan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam membangun kebersamaan, menegakkan kebenaran dan keadilan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tajudin Tekankan Pelayanan Masyarakat

Usai rangkaian upacara, Tajudin menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolah, dewan guru, peserta upacara, serta seluruh unsur yang telah mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat perlu bergerak bersama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan pelayanan secara maksimal.

“Bagaimana kita bersama-sama dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan semaksimal mungkin. Jangan sampai terjadi kejadian atau informasi yang kurang dapat dimengerti oleh kita, termasuk informasi yang berseliweran dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Tajudin juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk membantu memberikan pemahaman mengenai pentingnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Menurutnya, IKD ke depan akan menjadi salah satu bagian penting dalam pelayanan dan pendataan masyarakat, termasuk dalam berbagai program bantuan maupun kegiatan pelayanan publik.

“Setidaknya memberikan arahan kepada masyarakat untuk melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hal ini menjadi penting bagi semua, karena ke depan IKD akan menjadi salah satu pola dalam pelayanan dan pendataan terhadap bantuan-bantuan serta berbagai kegiatan yang ada di masyarakat,” jelasnya.

Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan Lingkungan

Selain pelayanan administrasi kependudukan, Tajudin turut menyampaikan perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap kebersihan lingkungan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Ciseeng untuk bersama-sama menjaga kebersihan, baik di lingkungan rumah, permukiman maupun jalan-jalan utama.

Menurutnya, memasuki musim penghujan, sampah yang berserakan berpotensi terbawa aliran air dan dapat mengganggu saluran drainase serta menimbulkan persoalan lingkungan.

“Jangan sampai nanti ketika terjadi hujan, sampah-sampah yang berserakan terbawa air dan mengakibatkan banjir serta hal-hal lain yang tidak kita inginkan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Untuk itu, kepada seluruh lapisan masyarakat, mari bersama-sama kita peduli terhadap lingkungan dan peduli terhadap apa yang ada di sekitar,” ajaknya.

Pendidikan Jadi Perhatian

Dalam kesempatan tersebut, Tajudin juga menyoroti persoalan pendidikan di wilayah Kecamatan Ciseeng.

Ia menyampaikan bahwa masih terdapat anak yang belum bersekolah maupun yang mengalami putus sekolah. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, kepala desa, pendidik, guru dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong anak-anak kembali mendapatkan akses pendidikan.

Tajudin mengajak masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal untuk memanfaatkan program pendidikan kesetaraan, seperti Paket A, Paket B maupun Paket C.

“Bagi mereka yang belum sekolah atau yang tidak sekolah, dapat mengikuti program sekolah kejar paket, baik Paket A, Paket B maupun Paket C,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak memberikan perhatian kepada anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah di tengah jalan agar dapat kembali melanjutkan pendidikan.

“Bagi anak-anak yang putus sekolah di tengah jalan, misalnya baru kelas dua atau kelas tiga SMP, mari bersama-sama didorong agar mereka dapat kembali melanjutkan pendidikan,” tambahnya.

Tajudin berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan pelayanan, menjaga lingkungan dan memberikan perhatian terhadap pendidikan.

Dengan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dunia pendidikan, pemerintah desa dan masyarakat, berbagai persoalan di wilayah Kecamatan Ciseeng diharapkan dapat ditangani secara bersama-sama demi meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

(Agustion)

banner 325x300