HBS Apresiasi Insan Pers Depok: Kritik Tajam Demi Perbaikan, Sinergi Eksekutif–Legislatif Tak Terpisahkan

Lensa45 Dilihat
banner 468x60

Depok, jarinusa.id – Peran media dalam mengawal pembangunan kembali mendapat sorotan. Anggota DPRD Kota Depok, Dr. H. Bambang Sutopo, menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang dinilainya konsisten menyuarakan fungsi pengawasan dewan terhadap jalannya program Pemerintah Kota Depok.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara Silaturahmi Ramadan yang digelar Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Depok, Rabu (25/2/2026), di Sop Nusantara. Kegiatan itu dirangkai dengan berbagi takjil, buka puasa bersama, serta rapat koordinasi antarwartawan.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa HBS itu mengaku terbantu dengan pemberitaan media yang memuat berbagai pernyataan dan sikap kritisnya terhadap kebijakan pemerintah daerah.

“Sarana informasi kami terbatas. Dengan adanya media sebagai sarana penyiaran, langkah dan pengawasan yang kami lakukan bisa diketahui luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian media terhadap berbagai isu pembangunan bukan sekadar rutinitas pemberitaan, melainkan bentuk ketulusan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial demi perbaikan bersama.

Kritik Bukan Kebencian, Tapi Bentuk Kepedulian

HBS juga menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan terhadap program Pemerintah Kota Depok bukanlah bentuk penolakan, melainkan dorongan untuk evaluasi dan perbaikan.
Ia menilai perjalanan pembangunan Kota Depok dalam setahun terakhir menunjukkan dinamika yang perlu terus dikawal. Ke depan, ia berharap ada peningkatan kualitas kebijakan dan pelayanan publik.

“Kita harus lebih kritis lagi kepada pemerintah kota dalam rangka perbaikan, bukan semata-mata karena benci. Kami sayang Kota Depok, dan ingin perjalanan yang sudah berjalan lebih dari 20 tahun ini semakin baik ke depannya,” tegasnya.

Eksekutif dan Legislatif: Dua Sisi Mata Uang

Lebih jauh, HBS menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif. Ia menyebut keduanya sebagai dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Kolaborasi, menurutnya, menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Namun demikian, ia juga mengingatkan agar media tetap menjalankan perannya secara independen dan objektif.

“Sinergi dan kolaborasi sangat diperlukan, dimanapun dan kapanpun. Tapi media juga harus tetap kritis dan independen,” pungkasnya.

Momentum Ramadan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama antara wakil rakyat, pemerintah, dan insan pers dalam membangun Kota Depok yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

(Aden)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan