BPJS Ketenagakerjaan Depok Evaluasi Agen Perisai Sekaligus Buka Puasa Bersama, Perkuat Perlindungan Pekerja

Lensa, Religi184 Dilihat
banner 468x60

Depok, jarinusa.id – Dalam rangka memperkuat program perlindungan bagi pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi bagi wadah serta agen Perisai se-Kota Depok. Kegiatan tersebut dirangkai dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung di ruang pelayanan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Depok, Rabu (11/03/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, Novarina Azli, beserta jajaran manajemen, serta para perwakilan wadah dan agen Perisai yang selama ini menjadi mitra dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Novarina Azli menyampaikan apresiasi atas peran strategis agen Perisai sebagai ujung tombak dalam menjangkau pekerja, khususnya sektor informal di Kota Depok.

“Kami sangat mengapresiasi keberadaan agen Perisai karena memiliki peran penting dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja informal di Kota Depok,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan evaluasi ini menjadi momen penting untuk meninjau kembali berbagai upaya yang telah dilakukan selama ini. Tidak hanya sekadar mengejar target kepesertaan, namun juga memastikan kualitas perlindungan yang diberikan kepada para pekerja tetap terjaga.

“Momen evaluasi ini sangat penting agar kita mengetahui apa saja yang telah dilakukan. Ini bukan hanya tentang pencapaian angka atau target, tetapi juga melihat kembali kualitas perlindungan yang telah diberikan serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi sebagai langkah perbaikan ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah ketentuan terkait kategori peserta yang tidak dapat diakuisisi melalui program Perisai. Di antaranya peserta magang, peserta pendidikan minat dan bakat, narapidana dalam proses asimilasi, peserta yang berasal dari pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), peserta dari kegiatan event olahraga, pekerja pada perusahaan alih daya, serta kepesertaan wajib yang telah diatur regulasi seperti awak kapal di wilayah syahbandar.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan menekankan bahwa para agen Perisai harus memahami batasan tersebut dengan baik agar proses akuisisi kepesertaan tetap sesuai regulasi, akurat dalam pencatatan data, serta tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

“Kebijakan ini memang menuntut penyesuaian dan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas. Namun tujuannya adalah menjaga profesionalisme Perisai, meningkatkan kualitas data kepesertaan, serta memastikan sistem insentif berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel,” jelas Novarina.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan. Sambil menunggu waktu berbuka puasa, panitia juga mengadakan berbagai permainan ringan untuk menambah semangat dan keakraban para peserta.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan para wadah dan agen Perisai.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi yang terjalin semakin kuat, sehingga para agen Perisai dapat terus meningkatkan kinerja dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan demi kesejahteraan para pekerja di Kota Depok.

(Aden)

banner 336x280