Bogor, Jarinusa.id – Upaya meningkatkan kesadaran dan deteksi dini terhadap berbagai penyakit terus dilakukan di tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan skrining kesehatan dan pemeriksaan rontgen gratis yang digelar bagi warga Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Cogreg, Jalan Raya Pahlawan. Program ini melibatkan Kementerian Kesehatan bersama Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Dinas Kesehatan serta Puskesmas Cogreg, dengan dukungan Pemerintah Desa Cogreg dan para kader kesehatan.
Kegiatan skrining dihadiri oleh Dr. Diana dari Puskesmas Cogreg, Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna, Ketua TP PKK Desa Cogreg Maisaroh, Sekretaris Desa Nurasim, Ahmad Lubis, Kepala Dusun Abdul Haris, Aris, Ebiet, Musa, Bhabinkamtibmas Aipda Kustiono, Binwil Febri, serta jajaran aparatur desa lainnya.
Sebanyak 100 warga Desa Cogreg mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut. Para peserta merupakan warga yang masuk dalam kelompok sasaran berdasarkan kondisi kesehatan maupun faktor risiko penyakit tertentu.
Adapun kelompok warga yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi penyandang diabetes melitus atau kencing manis, warga yang mengalami batuk selama lebih dari dua minggu, balita dengan kondisi gizi buruk atau gizi kurang, warga yang tinggal serumah dengan penderita tuberkulosis (TBC), kontak erat dengan penderita TBC, serta warga lanjut usia yang mengalami gejala TBC.
Skrining kesehatan sendiri merupakan pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mendeteksi risiko atau kemungkinan adanya penyakit sejak dini, bahkan sebelum muncul gejala yang lebih serius.
Melalui pemeriksaan secara berkala, penyakit dapat ditemukan lebih cepat sehingga penanganannya dapat dilakukan sedini mungkin. Selain itu, skrining juga diharapkan mampu mencegah komplikasi serta mengurangi risiko penyakit berkembang menjadi lebih parah.
Dalam pelaksanaannya, layanan skrining kesehatan dapat mencakup pemeriksaan berbagai penyakit tidak menular (PTM), seperti tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, obesitas, fungsi ginjal dan faktor risiko penyakit jantung.

Sementara untuk penyakit menular, pemeriksaan dapat diarahkan pada deteksi tuberkulosis melalui pemeriksaan rontgen dada maupun pemeriksaan lainnya sesuai indikasi. Skrining juga dapat mencakup penyakit menular lainnya.
Selain itu, layanan kesehatan preventif juga dapat meliputi deteksi dini sejumlah penyakit kanker, pemeriksaan kesehatan mata dan pendengaran, kesehatan gigi, hingga aspek kesehatan lainnya sesuai kelompok usia dan faktor risiko.
Dalam kegiatan di Desa Cogreg, pemeriksaan rontgen menjadi salah satu bagian penting, khususnya untuk membantu mendeteksi kemungkinan penyakit TBC pada warga yang memiliki gejala atau faktor risiko.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari para kader Desa Cogreg yang turut membantu proses pelayanan dan pendataan warga. Kehadiran kader diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya melakukan deteksi dini.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Cogreg bersama jajaran kesehatan berharap masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatan masing-masing. Pemeriksaan secara dini dinilai penting agar apabila ditemukan adanya indikasi penyakit, masyarakat dapat segera memperoleh penanganan dan tindak lanjut medis.
Kegiatan skrining kesehatan gratis ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit tertentu.
Penulis: Agustion/Revi/Wahyu/Aria Isma









Leave a Reply