Home / Ekonomi Bisnis / Dorong Ekonomi Rakyat, Wali Kota Depok Ingin Bentuk Koperasi Sekunder

Dorong Ekonomi Rakyat, Wali Kota Depok Ingin Bentuk Koperasi Sekunder

Depok, jarinusa.id – Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan komitmennya untuk memperkuat gerakan koperasi di wilayahnya. Ia mendorong Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok segera merintis terbentuknya koperasi sekunder.

Dorongan ini disampaikan Supian Suri saat menghadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 tingkat Kota Depok yang digelar di Lapangan Balai Kota, Sabtu (23/8/25). Menurutnya, keberadaan koperasi sekunder akan menjadi penopang yang penting bagi koperasi primer.

“Di Depok yang belum ada itu koperasi sekunder. Kami berharap koperasi sekunder nantinya bisa berjalan dan memberikan dukungan nyata bagi koperasi primer yang sudah ada di Kota Depok,” jelas Supian Suri di hadapan para tamu undangan.

Untuk diketahui, koperasi primer adalah koperasi yang anggotanya perorangan. Sementara koperasi sekunder memiliki cakupan lebih luas karena beranggotakan koperasi-koperasi primer yang bergabung di dalamnya. Dengan struktur ini, keberadaan koperasi sekunder diyakini mampu memperkuat jaringan usaha, memperbesar akses modal, serta meningkatkan daya saing koperasi di Depok.

Saat ini, Kota Depok sudah memiliki 263 koperasi primer yang aktif. Menurut Supian Suri, jumlah tersebut cukup kuat menjadi salah satu roda penggerak ekonomi kerakyatan. Namun demikian, agar manfaatnya semakin meluas, perlu ada wadah sekunder yang bisa mensinergikan potensi koperasi primer tersebut.

“Hadirnya koperasi sekunder bukan hanya akan mendukung koperasi primer, tetapi juga akan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan warga Depok,” ujarnya.

Tak hanya itu, Supian juga menyinggung perkembangan koperasi di tingkat kelurahan. Hingga kini, tercatat sudah ada 63 Koperasi Merah Putih yang berdiri di setiap kelurahan. Kehadiran koperasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat berkoperasi semakin tumbuh di masyarakat.

Ia pun berharap momentum Harkopnas ke-78 dapat menjadi pelecut semangat warga untuk lebih aktif bergabung dalam koperasi. “Semangat berkoperasi, melalui koperasi Indonesia Jaya, Jabar Istimewa, dan Depok Maju,” pungkasnya dengan optimisme.

Dengan dorongan ini, Pemerintah Kota Depok menargetkan koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi biasa, melainkan menjadi wadah kebersamaan yang mampu menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Harapannya, Depok bisa menjadi salah satu kota percontohan gerakan koperasi modern yang berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

 

[Nop] sumber depok.go.id

Loading

Tinggalkan Balasan