Depok, jarinusa.id || Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) resmi memulai uji coba instrumen Joint External Review (JER) untuk promosi kesehatan di tingkat daerah. Kota Depok didapuk sebagai lokasi perdana rangkaian uji coba tersebut.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menyusun pedoman nasional evaluasi promosi kesehatan. Menurut Pejabat Fungsional Penyuluh Kesehatan Ahli Madya Kemenkes RI, Sakri Sabatmaja, hingga kini belum tersedia alat ukur baku yang dapat digunakan secara luas.
” Instrumen ini sedang kami uji coba di Depok. Kami ingin melihat sejauh mana informasi kesehatan menjangkau masyarakat, serta apakah mereka mampu mengubah perilaku hidup sehat secara mandiri tanpa ketergantungan pada pemerintah,” ungkapnya.
Sebelum pelaksanaan resmi, tim Kemenkes telah melakukan observasi di Posyandu serta berdiskusi dengan kader, petugas Puskesmas, tokoh masyarakat, dan organisasi lokal. Dari hasil sementara, pelayanan kesehatan di Depok cukup baik, meski literasi kesehatan dan perubahan perilaku warga masih perlu ditingkatkan.
Kegiatan uji coba ini mencakup Focus Group Discussion (FGD) dan in-depth interview yang mengulas sejauh mana kebijakan promosi kesehatan telah diintegrasikan di tingkat lokal. Mulai dari pemahaman aparatur pemerintah, literasi masyarakat, hingga efektivitas implementasi program di lapangan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Depok, Zakiah, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Depok sebagai kota pertama.
” Ini sebuah kepercayaan sekaligus motivasi bagi kami untuk memperkuat promosi kesehatan di daerah. Terima kasih kepada Kemenkes atas kesempatan ini,” ujarnya.
Setelah Depok, rangkaian uji coba JER akan berlanjut ke beberapa wilayah lain di Jawa Barat, termasuk Kota Bogor dan Sukabumi. Secara nasional, program ini ditargetkan menyentuh 50 provinsi dengan masing-masing 10 kabupaten/kota sebagai lokasi uji coba.
Harapannya, hasil dari Depok dapat menjadi pijakan penting dalam merumuskan rencana aksi nasional promosi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi masyarakat di berbagai daerah.
[Nop] sumber depok.go.id