Depok, jarinusa.id – Tingginya curah hujan di awal tahun 2026 mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok kembali mengingatkan masyarakat akan potensi meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya berisiko menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, menegaskan bahwa genangan air yang dibiarkan terlalu lama dapat memicu pertumbuhan jentik nyamuk. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.
“Upaya pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti rutin menguras tempat penampungan air agar tidak menjadi sarang nyamuk,” kata Devi, Sabtu (24/01/2026).
Ia juga mengimbau warga untuk konsisten menjalankan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui pola 3M Plus. Langkah tersebut meliputi menutup rapat tempat penampungan air, mengubur atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air hujan, serta menguras bak mandi atau penampungan air minimal dua kali dalam sepekan.
Sebagai langkah tambahan, masyarakat dianjurkan menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat tertentu guna menekan pertumbuhan jentik nyamuk.
“Dengan kebiasaan menguras penampungan air secara rutin, risiko penyebaran DBD dapat diminimalkan,” pungkasnya.
(Aden)













