Depok, jarinusa.id – Sebanyak 22 orang berhasil terjaring dalam operasi penjangkauan yang digelar gabungan Satpol PP Kota Depok bersama Dinas Sosial (Dinsos), Jumat (29/08/25). Mereka terdiri dari pengemis, pengamen, badut, anak jalanan, hingga manusia silver. Seluruhnya langsung dibawa ke Rumah Pelayanan Sosial (RPS) milik Dinsos untuk menjalani pendataan dan pembinaan.
Petugas gabungan menyisir sejumlah ruas jalan protokol, mulai dari Jalan Nusantara, Tole Iskandar, Proklamasi, M. Yusuf, Juanda, M. Yasin, hingga Margonda Raya. Operasi ini dilaksanakan oleh Tim Pengamanan Amanah Rakyat, Abdi Negara, Sinergi Antar Tugas Yang Mulia (Tim Parasatya) Satpol PP Kota Depok bersama Dinsos.
Kepala Bidang Pembinaan Sumber Daya dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Depok, Wawang Buang, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata menertibkan, melainkan juga memberikan perlakuan yang lebih manusiawi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
“Alhamdulillah, penjangkauan berjalan kondusif dan lancar. Operasi ini kami lakukan bukan hanya untuk menertibkan, tapi juga untuk memberikan penanganan yang lebih manusiawi bagi para PPKS,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Wawang, upaya ini tidak berhenti pada pendataan. Tahap berikutnya adalah pembinaan agar para PPKS tidak kembali beraktivitas di jalanan. “Kami berharap melalui pembinaan, mereka dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik. Dengan begitu, ketertiban umum di Kota Depok juga bisa semakin terjaga,” pungkasnya
[Aden]