Depok, Jarinusa.id – Malam Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam tradisi Islam. Bagi umat Muslim, malam ini bukan hanya sekadar pergantian hari, melainkan kesempatan untuk memperbanyak amal ibadah, berdzikir, serta merenungi perjalanan hidup sebagai hamba Allah SWT.
Dalam banyak riwayat, malam Jumat disebut sebagai salah satu malam penuh keberkahan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak membaca shalawat, berdoa, hingga membaca Surat Yasin atau Surat Al-Kahfi.
Rasulullah SAW bersabda:
> “Hari terbaik di mana matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu pula ia dimasukkan ke dalam surga, dan pada hari itu ia dikeluarkan darinya. Dan tidak akan terjadi kiamat kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim)
Selain itu, dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda:
> “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari dan malam Jumat, karena shalawat kalian diperlihatkan kepadaku.”
(HR. Abu Dawud, An-Nasa’i)
Ustaz H. Farid Maulana Lc, tokoh agama di Pengasinan Kecamatan Sawangan Depok, menegaskan bahwa renungan malam Jumat seharusnya menjadi waktu muhasabah (introspeksi diri).
> “Malam Jumat adalah momentum yang penuh cahaya. Bukan hanya membaca doa dan Al-Qur’an, tetapi juga mengingat kembali dosa-dosa yang pernah dilakukan, lalu berusaha memperbaiki diri. Dengan begitu, hati kita akan semakin lembut dan dekat kepada Allah SWT,” ujarnya dalam tausiyah, Kamis (28/08/25) malam.
Ia menambahkan, keutamaan malam Jumat juga berkaitan dengan amalan mendoakan orang tua dan kerabat yang telah meninggal dunia. “Doa anak yang saleh adalah amal yang tak terputus. Renungan malam Jumat bisa kita isi dengan menghadiahkan doa dan bacaan Al-Qur’an untuk mereka,” tambahnya.
Di sejumlah masjid dan mushola di wilayah Pengasinan Sawangan Depok, masyarakat mengisi malam Jumat dengan kegiatan yasinan, tahlilan, dan dzikir bersama. Suasana syahdu terasa ketika lantunan ayat suci dan doa menggema, menghadirkan ketenangan di tengah kesibukan duniawi.
Bagi umat Muslim, renungan malam Jumat adalah pengingat agar tidak terlena dengan gemerlap dunia. Dengan memperbanyak istighfar, dzikir, dan shalawat, jiwa akan lebih bersih, hati lebih tenang, serta hidup dipenuhi rasa syukur.
“Malam Jumat bukan sekadar rutinitas, tapi kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga setiap langkah kita diridai-Nya,” tutup Ustaz Farid Maulana,Lc.
[Aden]