Home / Peristiwa / Ribuan Buruh KSPI Gelar Aksi Serentak di Jakarta dan 38 Provinsi, Ini Tuntutannya

Ribuan Buruh KSPI Gelar Aksi Serentak di Jakarta dan 38 Provinsi, Ini Tuntutannya

Jakarta, jarinusa.id – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis (28/08/2025) mulai pukul 09.00 WIB. Ribuan buruh diperkirakan turun ke jalan, dengan pusat aksi berfokus di depan Gedung DPR RI dan Istana Negara, Jakarta.

Menurut perkiraan, massa di Jakarta mencapai sekitar 10 ribu orang yang berasal dari wilayah Jabodetabek. Sementara secara nasional, puluhan ribu buruh akan turun ke jalan di 38 provinsi dan kota besar di seluruh Indonesia. KSPI menegaskan aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan ketenagakerjaan yang dianggap merugikan kaum pekerja.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa aksi akan dipusatkan di depan Gedung DPR RI dan Istana Kepresidenan Jakarta. Ia menyebut, lokasi tersebut dipilih karena menjadi simbol utama pengambilan kebijakan yang langsung berdampak pada nasib jutaan buruh di Indonesia. “Kami ingin suara pekerja didengar, kebijakan yang merugikan buruh harus dicabut, dan kesejahteraan pekerja ditingkatkan,” tegasnya.

Adapun tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi ini meliputi enam poin besar. Pertama, penghapusan sistem outsourcing. Kedua, kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 sebesar 8,5–10,5 persen. Ketiga, pencabutan PP No.35/2021 tentang alih daya. Keempat, pembentukan Satgas khusus untuk menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Kelima, reformasi pajak buruh, termasuk usulan peningkatan PTKP menjadi Rp7,5 juta per bulan serta penghapusan pajak atas pesangon, THR, JHT, dan diskriminasi pajak bagi pekerja perempuan menikah. Terakhir, KSPI juga mendorong pengesahan RUU Ketenagakerjaan dan RUU Perampasan Aset serta revisi UU Pemilu.

Selain di Jakarta, aksi serentak juga digelar di berbagai daerah, seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Palembang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, hingga Jayapura. Hampir seluruh ibu kota provinsi di Indonesia menjadi titik aksi, sehingga diperkirakan menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan utama.

Di Jakarta, polisi memperkirakan kemacetan akan terjadi di sekitar Senayan–DPR/MPR, jalur Slipi–Tomang–Palmerah, hingga kawasan Sudirman–Thamrin. Pengguna jalan dan transportasi umum diimbau mencari rute alternatif, berangkat lebih awal, dan selalu memantau informasi terbaru dari pihak berwenang. Masyarakat juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan jika berada di sekitar lokasi unjuk rasa.

 

Aden (sumber Kompas)

Loading

Tinggalkan Balasan