Depok, jarinusa.id – Kota Depok kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan (Disdik), sebuah Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kompetensi digelar secara khusus bagi kepala sekolah, guru, dan bendahara SD negeri maupun swasta. Acara ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 26–27 Agustus 2025, di lantai 10 Gedung Dibaleka II, Balai Kota Depok.
Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini menjadi ajang penting, bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan juga forum untuk menyamakan visi dalam mengelola pendidikan di tengah tantangan zaman.
Kepala Sekolah Bukan Sekadar Manajer
Kepala Disdik Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, menegaskan bahwa peran kepala sekolah di era sekarang sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Menurutnya, kepala sekolah bukan hanya pemimpin administratif, melainkan juga seorang “learning leader” atau pemimpin pembelajaran yang harus mampu menggerakkan seluruh potensi sekolah.
“Seorang kepala sekolah dituntut bukan hanya piawai dalam manajemen, tetapi juga harus hadir sebagai teladan, pembina, dan motor penggerak peningkatan mutu pendidikan,” tegasnya.
Ia menambahkan, dengan kemampuan kepemimpinan yang kuat, kepala sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, modern, serta sejalan dengan perkembangan teknologi maupun kurikulum terkini.
Peran Bendahara Sekolah Tak Kalah Penting
Tidak hanya soal kepemimpinan kepala sekolah, Siti juga menyoroti peran vital bendahara. Tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional menjadi syarat mutlak agar program-program sekolah bisa berjalan dengan baik dan memperoleh kepercayaan masyarakat.
“Dengan pengelolaan keuangan yang sehat, sekolah akan lebih mudah mengembangkan program unggulan, mulai dari pembelajaran inovatif hingga pembangunan fasilitas yang lebih layak bagi peserta didik,” jelasnya.
Bahas Isu Terkini: PPPK Paruh Waktu
Menariknya, Bimtek kali ini tidak hanya membicarakan soal manajemen sekolah. Salah satu isu yang diangkat adalah mengenai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Tema ini menjadi perhatian khusus, mengingat kebutuhan tenaga pendidik di Kota Depok terus meningkat dan memerlukan solusi yang realistis.
Diskusi ini memberikan gambaran bagaimana pemerintah kota berupaya menjawab kekurangan tenaga pengajar sekaligus menjaga kualitas pendidikan agar tetap stabil.
Harapan Besar dari Bimtek
Di penghujung acara, Siti berharap agar seluruh peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini, tidak sekadar sebagai rutinitas formal, melainkan bekal nyata untuk menguatkan kompetensi dan peran mereka di sekolah.
“Semoga kegiatan ini mampu menjadi titik awal transformasi, sehingga kepala sekolah, guru, maupun bendahara benar-benar siap menghadapi perubahan dan tantangan pendidikan di masa depan,” pungkasnya.
(Aden)