Depok, Jarinusa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi anak dari berbagai ancaman di era digital. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), digelar Seminar Edukasi Keluarga bertema “Lindungi Anak dari Dunia Digital” di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Selasa (4/8/2026).
Seminar yang diikuti perwakilan sekolah se-Kota Depok ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan mengenai pentingnya pendampingan anak dalam menggunakan teknologi digital secara aman, sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.
Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Citra Indah Yulianty, mengatakan bahwa perkembangan teknologi digital memang membawa banyak manfaat, mulai dari kemudahan belajar, berkomunikasi hingga memperoleh informasi. Namun di sisi lain, dunia digital juga menghadirkan berbagai ancaman yang perlu diantisipasi sejak dini.
Menurutnya, anak-anak saat ini rentan terhadap paparan konten yang tidak sesuai usia, perundungan siber (cyberbullying), kecanduan gawai, penipuan daring, hingga tindak eksploitasi dan kekerasan berbasis digital.
“Perlindungan anak di era digital bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, cerdas, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Citra berharap kegiatan tersebut mampu menambah wawasan para peserta sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan sekolah sekaligus disampaikan kepada para orang tua sebagai bentuk penguatan pengawasan terhadap anak dalam penggunaan teknologi digital.
Ia menegaskan, Pemkot Depok akan terus memperkuat upaya perlindungan anak melalui berbagai program, di antaranya edukasi keluarga, peningkatan literasi digital, penguatan peran sekolah, serta kolaborasi lintas sektor.
“Kami percaya keluarga yang kuat akan melahirkan anak-anak yang tangguh, cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Citra berharap seminar ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah, TP PKK, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, serta ramah bagi anak-anak.
“Mudah-mudahan seminar ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, TP PKK, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan ramah anak,” pungkasnya.
(Aden)






Leave a Reply