Depok, Jarinusa.id – Sebanyak 315 pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang berasal dari 66 sekolah mengikuti ajang internasional Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) Chapter Depok 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di The Margo Hotel, Depok, menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, diplomasi, berpikir kritis, serta memperluas wawasan global.

Mengusung tema “Securing the Digital Future: Protecting Societies and Empowering the Next Generation”, kegiatan yang diselenggarakan oleh International Global Network (IGN) bekerja sama dengan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Haraki tersebut dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, didampingi Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah.

Dalam sambutannya, Chandra Rahmansyah menegaskan bahwa simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti AYIMUN bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana strategis untuk membentuk karakter kepemimpinan generasi muda.

Menurutnya, melalui simulasi diplomasi internasional, para peserta dilatih untuk berpikir kritis, berdialog, bernegosiasi, memahami berbagai persoalan global, serta menghargai perbedaan dalam membangun kesepakatan bersama.

«”Kegiatan ini merupakan ruang yang sangat positif bagi generasi muda untuk belajar berpikir kritis, berdialog, bernegosiasi, serta memahami berbagai isu global melalui simulasi diplomasi internasional. Saya meyakini pengalaman seperti inilah yang mampu membentuk karakter kepemimpinan siswa,” ujar Chandra saat membuka kegiatan, Sabtu (1/8/2026).»

Ia menjelaskan, para peserta tidak hanya berperan sebagai delegasi dari berbagai negara, tetapi juga dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang mampu mendengarkan, menghargai keberagaman, membangun konsensus, dan menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.

“Bekal kemampuan tersebut akan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan global sekaligus membawa nama baik Kota Depok, Indonesia, bahkan di tingkat internasional,” tambahnya.

Pemerintah Kota Depok, lanjut Chandra, terus berkomitmen menghadirkan berbagai ruang pengembangan bagi generasi muda melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan karakter, pengembangan kepemimpinan, serta memperluas kolaborasi dengan institusi pendidikan, komunitas, dan organisasi internasional.

Ia berharap semakin banyak pelajar Kota Depok yang berani tampil di tingkat nasional maupun internasional sebagai duta bangsa yang memiliki kapasitas, integritas, dan daya saing tinggi.

Penyelenggaraan AYIMUN Chapter Depok 2026 diikuti peserta dari berbagai daerah. Selain berasal dari wilayah Jabodetabek, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan sekolah dari Bali, Palembang, Lubuk Linggau, Bengkulu, Sukabumi, Yogyakarta, dan Magelang.

Keikutsertaan ratusan pelajar dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan semakin besarnya antusiasme generasi muda Indonesia terhadap pendidikan bertaraf internasional yang menitikberatkan pada kepemimpinan, diplomasi, literasi digital, serta kemampuan menyelesaikan persoalan global secara kolaboratif.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda Indonesia yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, wawasan internasional, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia di era digital.

(Aden)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *