Peristiwa

Walikota Depok Meninjau Program Pajak Kendaraan di Samsat 

Depok – jarinusa.id || Wali Kota Depok saat ini secara langsung meninjau pelaksanaan program pajak gratis untuk orang-orang yang memiliki kendaraan yang masa pajaknya telah berakhir sebelum tahun 2025. Program ini dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor. Kamis, 20 Maret 2025.

Selama kunjungannya, Wali Kota Depok mengucapkan terima kasih kepada Samsat Kota Depok atas upaya mereka untuk terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, dia mengimbau seluruh warga untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin karena program ini hanya akan berlangsung hingga tanggal 6 Juni 2025 dan tidak akan diperpanjang.

Wali Kota menyatakan bahwa orang-orang yang memiliki kendaraan dengan pajak tertunggak dapat memanfaatkan program ini karena mereka tidak akan  pajak tahun berjalan yang perlu dibayarkan, sehingga ini sangat menguntungkan masyarakat.

Terlihat Masyarakat sangat antusias dengan program ini. Muhammad Juanda, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kota Depok, mengatakan bahwa jumlah wajib pajak yang datang meningkat secara signifikan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Orang-orang yang memanfaatkan program ini bahkan telah menunggak pajak kendaraan selama lebih dari lima tahun.

“Kami bersyukur atas kunjungan Wali Kota Depok dan dukungan dari Gubernur Jawa Barat dalam program ini. Selain membantu masyarakat, program ini juga memudahkan kami dalam melakukan pendataan ulang kendaraan yang selama ini sulit teridentifikasi akibat tunggakan pajak,” jelas Muhammad Juanda.

Untuk mengikuti program ini, masyarakat harus memenuhi persyaratan utama registrasi. Jika kendaraan ingin dibalik nama atau diblokir, ada prosedur tambahan yang harus diikuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dengan program ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu dan memanfaatkan layanan digital seperti Signal atau Samsat Digital National untuk lebih mudah membayar di masa mendatang..

(Nopiansyah)

Tinggalkan Balasan