Depok, jarinusa.id – Aula Gedung Teratai di Perpustakaan Umum Kota Depok pada Selasa (26/08/25) tampak lebih hidup dari biasanya. Suasana serius namun penuh semangat hadir dalam kegiatan Orientasi Pembina Palang Merah Remaja (PMR) yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok.
Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momentum penting untuk membangun fondasi pembina PMR tingkat Madya dan Wira agar semakin siap mendampingi generasi muda. Sebab, melalui tangan para pembina inilah, jiwa kemanusiaan di kalangan pelajar SMP dan SMA bisa dipupuk sejak dini.
Wali Kota Depok, Supian Suri, yang membuka langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa edukasi kemanusiaan tak boleh hanya berhenti pada teori. Menurutnya, sekolah dan organisasi kepemudaan seperti PMR memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai empati, kepedulian, dan solidaritas.
“Kita ingin anak-anak Depok tumbuh tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga punya kepekaan sosial. Dengan begitu, mereka siap menghadapi tantangan hidup sekaligus berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Supian di hadapan peserta.
Tak hanya sekadar seremoni, kegiatan orientasi ini dipandang sebagai strategi penting untuk memperkuat peran para pembina. Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi’raz, menyampaikan bahwa pembina adalah ujung tombak dalam membimbing anggota PMR agar mampu menjalankan misi kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
“Melalui orientasi ini, para pembina dibekali wawasan, pengalaman, dan metode yang relevan untuk mendampingi anggota PMR Madya dan Wira. Harapannya, PMR tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter anak muda Depok,” jelas Dudi.
PMR sendiri terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu Mula, Madya, dan Wira. Masing-masing jenjang memiliki tantangan dan peran berbeda, namun semua diarahkan pada tujuan yang sama: menumbuhkan generasi muda yang peka, tangguh, dan peduli sesama.
Dengan penyelenggaraan orientasi ini, PMI Depok berharap semangat kemanusiaan dapat semakin kuat mengakar. Lebih dari sekadar kegiatan pelatihan, acara ini menjadi bukti nyata bahwa Depok serius menyiapkan generasi muda yang siap menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi sosial dan kemanusiaan.
(Aden)