Depok, jarinusa.id – Sebanyak 20 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang tergabung dalam komunitas punk mengikuti kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Beji Timur pada Selasa (26/08/25) dengan tujuan membekali peserta agar dapat lebih mandiri dan berdaya di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Dinsos menghadirkan sejumlah perangkat daerah sebagai narasumber. Salah satunya adalah Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) yang memberikan edukasi mengenai cara menyalurkan bakat serta kreativitas anak muda ke dalam kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masa depan mereka.
Selain itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok juga memberikan materi tentang pentingnya pendidikan. Para peserta diedukasi bagaimana cara mengakses pendidikan formal maupun nonformal, termasuk melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dengan program paket A, B, dan C setara SD, SMP, hingga SMA. Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan untuk mengikuti ujian persamaan dan memperoleh ijazah resmi.
Kepala Dinsos Kota Depok, Devi Maryori, menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan diri peserta untuk menjalankan fungsi sosialnya. Tak hanya itu, bimbingan ini juga mendorong mereka agar mampu berkarya, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Melalui program lintas sektor ini, Pemerintah Kota Depok ingin menunjukkan komitmennya dalam merangkul semua lapisan masyarakat, termasuk komunitas punk, agar mendapatkan akses pendidikan, pembinaan mental, hingga wadah untuk berkreativitas. Dengan langkah ini, diharapkan mereka mampu tumbuh menjadi generasi yang berdaya guna dan lebih sejahtera.
(Aden) Sumber depok.go.id