Depok, jarinusa id || Selain upacara bendera, perlombaan, dan menghias tempat tinggal dengan pernak-pernik khas kemerdekaan, masyarakat Indonesia memiliki berbagai tradisi unik yang mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2025. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga melestarikan kearifan lokal yang telah berlangsung turun-temurun di berbagai daerah.
Perayaan kemerdekaan di tingkat desa hingga kota selalu dimeriahkan dengan beragam lomba rakyat. Mulai dari panjat pinang, balap karung, hingga lomba makan kerupuk, semuanya digelar dengan antusiasme tinggi. Di balik keseruan perlombaan tersebut, tersimpan makna kebersamaan, gotong royong, serta semangat persatuan yang menjadi identitas bangsa Indonesia.
Tradisi khas di tiap daerah juga menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya, di beberapa wilayah Jawa dikenal tradisi tirakatan malam 17 Agustus, sementara di daerah lain masyarakat menggelar karnaval budaya hingga pawai obor. Meski berbeda bentuk, seluruh kegiatan tersebut bermuara pada satu tujuan: mempererat persaudaraan antar warga dalam semangat kemerdekaan.
Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan simbolis, tetapi juga pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan panjang. Melalui kebersamaan dalam merayakan 17 Agustus, masyarakat diharapkan terus menjaga persatuan dan menghargai nilai perjuangan para pahlawan.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Ikut serta dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia (RI), juga menggelar berbagai perlombaan pada Jumat, (22/08/2025).
Ari Wibowo Koordinator Humas dan Pemasaran RSUD KiSA Kota Depok, menjelaskan bahwa kegiatan pada hari ini Jumat (22/08). Adalah bagian dari rangkaian semarak HUT ke-80 RI yang dilaksanakan RSUD KiSA.
“Pelaksanaan kegiatan semarak kemerdekaan di RSUD KiSA dimulai dari donor darah sudah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 12 Agustus, kemudian kita ada lomba catur dan tenis meja itu di hari Kamis tanggal 14 Agustus, dilanjut tanggal 15 itu final catur dan tenis meja.
“Kemudian kita lanjut dihari Selasa tanggal 19 Agustus yaitu turnamen bola voli, baik putra maupun putri. Keesokan harinya pada Rabu tanggal 20 Agustus bulu tangkis dan mini soccer meliputi laki-laki dan perempuan,” ujarnya.
“Kemudian turnamen bola volinya kita final kemarin tanggal 21 hari Kamis itu final turnamen bola voli. Hari ini itu perlombaan-perlombaan yang menjunjung tinggi kekompakan dan kreatifitas antar bidang,” sambung Ari.
Lebih lanjut Ari Wibowo juga mengatakan bahwa puncak atau penutupan kegiatan semarak HUT kemerdekaan ke-80 RI, di lingkungan RSUD KiSA akan ditutup dengan jalan sehat dan juga Bakti Sosial (Baksos) operasi katarak.
“Tidak hanya hari ini, nanti juga ada closing nya pada tanggal 29 Agustus ada jalan sehat dan ditanggal 30 Agustus kita juga adakan baksos operasi katarak. Dan untuk operasi katarak masih dibuka pendaftarannya, bisa dilihat di instagram RSUD KiSA, Dinas Kesehatan Kota Depok, Pemkot Depok, Sawangan Update, dan Pak Wali Kota Supian Suri” jelasnya.
Kegiatan perlombaan ini melibatkan seluruh karyawan RSUD KiSA. Dari pelaksana administratif sampai dengan bagian kebersihan dilibatkan.
Ditanya soal pelayanan saat sedang mengadakan kegiatan semarak HUT Kemerdekaan di lingkungan RSUD KiSA, Ari Wibowo juga menegaskan bahwa RSUD KiSA tetap mengutamakan pelayanan.
“Jadi khususnya di bidang pelayanan yang berdinas tetap lakukan aktifitas, yang mengikuti kegiatan perlombaan adalah yang lepas dinas atau yang sedang libur plus yang belum berdinas di shift berikutnya, jadi tetap kita mengutamakan pelayanan,” tutupnya.
[Nop]